Pages

Gathering with Crew Patrick : La Chill Bar, Senggigi Beach


Beberapa bulan yang lalu saya mendapatkan komentar salah satu postingan di blog ini yang cukup membuat rasa malu. Malu karena dengan pedenya memberikan informasi yang kurang tepat dan hasilnya ditegur bahwa informasinya salah ( jatuh image seketika ). Berusaha tenang untuk mengklarifikasi bahwa informasi yang saya tulis ada sedikit kekeliruan. Buat para pembaca saya minta maaf sebesar-besarnya sekaligus berterimakasi kepada si penegur sudah meluruskan yang keliru,he..he..he.. 

Berawal dari tulisan saya mengenai salah satu tempat tongkrongan yang lagi eksis di daerah Senggigi sampai sekarang yaitu Joje Bar ( Klik Disini ). Bukannya Joje Bar yang saya tulis tetapi La Chill Bar. Secara keduanya berada di tempat yang sama alias bertetangga, seperti anak bayi kembar siam saja. Tetapi semuanya sudah beres, saya segera memperbaiki tulisan mengenai kedua kedai yang lagi ngehits ini, semoga saja gak ada yang keliru lagi. Kekeliruan datangnya dari manusia, sedangkan kesempurnaan datangnya dari Maha Pencipta.  



Itu sedikit curhatan saya tentang kesalahan yang pernah saya lakukan. Jadi, hari ini saya akan menceritakan tentang kedai yang dulunya saya tulis ternyata salah gara-gara bingung mana yang Joje Bar dan La Chill Bar. Kalo Joje Bar sudah beres dan ada di postingan sebelumnya, sedangkan yang sekarang mengenai La Chill Bar. 

Welcome to La Chill Bar !!!

La Chill Bar berada di daerah Senggigi, tepatnya di Jalan Raya Senggigi, Batu Bolong. Persis di sebelah Joje Bar dan berada di sebelah kiri jalan bila kita dari Mataram. Tempatnya asyik banget, berada persis di pinggir pantai. Sangat cocok sekali bila ingin melihat sunset ( tergantung cuaca ) disini sambil duduk-duduk santai di ben bag bersama keluarga, sahabat atau pacar ( kalo punya ). 






Sekitar dua minggu yang lalu saya dapat undangan ngumpul-ngumpul dengan sahabat yang sudah lama gak ngetrip bareng lagi. Kebetulan mereka sedang ada di Mataram, jadinya gak ada salahnya membuat acara kecil-kecilan. Kami memilih La Chill Bar untuk menikmati sore itu sambil menunggu sunset tiba. Cuaca saat itu cerah dan kebetulan sekali habis gerimis. Elga, Mas Junk, Nova, Mbak Nufus dan saya sendiri meramaikan suasana sore itu di La Chill Bar. 

Ngumpul sambil menikmati pantai di sore hari gak lengkap rasanya bila gak ada makanan dan minuman. Kami memesan kentang goreng dan berbagai macam minuman ( MilkShake Capucinno, MilkShake Strauberry, Orange Juice ). Soal harga sih beda-beda tipis dengan Joje Bar ( tetangga sebelahnya ). gak terlalu mahal alias harga standar. Anak-anak muda juga banyak yang nongkrong disini. Jadi gak perlu khawatir soal budget yang dikeluarkan untuk nongkrong disini. 




Sambil menunggu sunset, yang namanya foto-foto eksis kekinian hukumnya wajib bagi kami. Namanya juga anak sosialita alias anak kekinian, yang penting jaga sopan santun dalam berfoto, No Pornografi and Alay !!! ( sok alim banget sih gue ). Ben Bag yang berwarna warni cocok sekali dengan warna baju yang kami kenakan, pas banget membuat perasaan saya ke dia semakin berwarna- warni ( mulai alay ). 

Semakin sore, para pengunjung yang datang dan menonton kami fotoan semakin rame saja ( sok kepedean ). Semua ben bag yang tersedia sudah mulai terisi. Kami sengaja mengambil posisi paling depan atau paling pinggir biar puas fotoannya dan gak terhalang orang di depannya. 


Waktu sunset pun tiba, tapi sayang cuaca di Pulau Bali sepertinya lagi hujan, sehingga matahari yang terbenam terhalang oleh awan tebal. Sedikit kecewa gak melihat sunset indah secara utuh. Kekecewaan segera hilang disaat melihat lampu lampion warna - warni yang sangat cantik di cafe ini. Gak apa-apa gak dapat sunset, tapi suasana kumpul bareng dengan sahabat tercinta sambil menikmati angin pantai sore hari dengan suara deburan ombak, ditambah lagi melihat di sekeliling kami banyak sekali lampu lampion warna - warni yang mulai menyala, antara romantis dan kece abis.




Hari semakin gelap, gak hanya lampion saja yang sudah menyala,tetapi lilin di setiap meja juga sudah mulai dinyalakan. Dengan adanya lilin, menambah keromantisan suasana saat itu. Banyak hal yang kita bisa lakukan untuk mendapat suatu kebahagiaan. Salah satunya adalah berkumpul dengan keluarga, sahabat dan pacar tercinta. 

Disamping menjaga tali silaturahmi, kita juga bisa saling shearing tentang pekerjaan atau masalah yang sedang kita hadapi. Teman mudah kita cari, tapi sahabat sangat sulit kita dapatkan. Di dalam ribuaan teman kita, mungkin hanya salah satu dari mereka yang bisa menjadi sahabat bahkan pasangan hidup kita kelak. 

Dengan adanya kegiatan ngumpul-ngumpul ini, kami berharap hubungan persahabatan ini selalu tetap terjaga sampai kapanpun,Amiiin. La Chill Bar menjadi saksi buat hubungan keakraban kami walaupun sahabat-sahabat yang lainnya gak bisa ikut ngumpul, jadi hanya beberapa saja yang bisa ngumpul bareng. Semoga di lain kesempatan yang lainnya bisa ikut ngumpul dengan formasi yang utuh, Amiiin lagi. 

Gimana, kalian berminat ke La Chill Bar ?? Bagi teman-teman dari luar Pulau Lombok yang kebetulan sedang berlibur ke Lombok, gak ada salahnya mampir di bar kece satu ini. 

Penulis : Lazwardy Perdana Putra

2 komentar:

  1. Mantap gan, sayang sunsetnya ga keliatan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya ney.. Kapan2 mau ksana lg utk lihat sunset cantik.. :)

      Hapus