Pages

Cerita Wisata Kuliner di Kota Sumbawa Besar

Asyiik, saya akhirnya ke Sumbawa Besar lagi untuk menghadiri acara pernikahan sahabat kuliah dulu. Setelah mendapatkan ijin sama big bos di kantor, saya langsung capcuus menggunakan sepeda motor. Ya, sepeda motor karena disamping pengeluaran biaya perjalanan menjadi lebih murah, yang pastinya agak lebih santai dan emang saya paling hobi menggunakan sepeda motor. 

Touring sendirian gak mengurangi semangat saya untuk segera berangkat sambil menikmati perjalanan. Berangkat sekitar pukul 06.00 pagi waktu Kota Mataram dan sesampainya di Pelabuhan Kayangan sekitar pukul 08.00 pagi waktu Lombok Timur. Alhamdulillah perjalanan menuju pelabuhan berjalan dengan lancar. Segera menaiki kapal ferry yang membawa kami menyeberangi Selat Alas menuju Pelabuhan Pototano. Sisa waktu tempuh sampai di Kota Sumbawa Besar sekitar dua jam, sekitar pukul 12.00 waktu Kota Sumbawa Besar, saya sampai dan segera mencari hotel yang paling murah. Setelah mendapatkan kamar hotel, saya melajutkan acara kuliner yang ditunggu-tunggu. 

Waktu wisata kuliner telah datang !!!



Dipikiran saya yang namanya masakan ikan sepat, singang, gecok, dan lainnya sudah mainstream di lidah dan dirumah mama sering buat masakan seperti itu. Memang sih semuanya itu adalah masakan khas Pulau Sumbawa, tapi saya mencoba kuliner yang berbeda.

Tujuan saya adalah ke Warung Om Suhan Arif, berlokasi di Jalan Setia Budi kawasan pertokoan atau di depan SMP 1 Kota Sumbawa Besar. Menu masakannya ada dua macam, sate daging sapi dan soto daging sapi. Sate dan soto yang paling enak menurut saya di kota ini. Dari masih kecil bila datang ke Sumbawa Besar, pasti mampir di warung ini.

Penjualnya sebenarnya bukan asli orang Sumbawa, tapi asli Madura. Sate dan sotonya juga bukan masakan khas Sumbawa, tapi khas Madura. Meskipun begitu, setelah saya mencoba di tempat lain seperti di Lombok dan Jawa, sate dan soto Madura di Warung Om Suhan Arif rasanya berbeda. Saya lebih suka makan sate dan soto Madura di warung ini.  Harga seporsi sate yaitu 20 ribu dan bila ditambah dengan soto, harga seporsinya jadi 35 ribu. Gak terlalu mahal buat kita yang penasaran ingin mencoba. 




Disamping Warung Om Suhan Arif, ada warung yang menjual es campur. Penjualnya lebih dikenal dengan sebutan Ibu Cantik, jadi saya beri sebuta es campur Ibu Cantik. Memang cantik dan berwajah arab gitu. Es campurnya enak dan seger banget. Ini adalah jenis es campur terenak yang pernah saya coba di Kota Sumbawa Besar. Harga satu porsi es campurnya yaitu 7 ribu per mangkok. Isinya bermacam-macam, ada kelapa muda, belewa, olang-aling, dan mata ikan dengan dicampur dengan susu kental putih. 

Makan siang yang mengenyangkan... !!!. 


Waktu makan malam telah tiba !!!

Sempat bingung mau makan malam dimana ?. Kebetulan banyak temen yang bertugas di Sumbawa Besar, saya langsung menghubungi mereka. Ternyata mereka ada waktu untuk bermalam minggu bersama sambil wisata kuliner malam. Setelah sepakat menjemput saya di hotel, kami langsung menuju ke sebuah tempat nongkrong baru di Sumbawa Besar, namanya Pantai Jempol. 



Pantai Jempol terletak di kawasan Labuan Sumbawa. Dahulunya pantai ini adalah perkampungan nelayan Labuan Sumbawa. Beberapa tahun yang lalu perkampungan nelayan ini disulap menjadi tempat tongkrongan kebanggaan masyarakat Kota Sumbawa Besar. Hampir mirip dengan tempat tongkrongan di Pantai Ampenan, Kota Mataram. 

Para penjual menjajakan berbagai macam jajanan dan minuman. Dari kue pasar, gorengan, minuman ringan sampai beberapa menu kuliner seperti sate, pelecing urap, gecok dan lain sebagainya. Para pengunjung sangat ramai yang datang terutama saat menjelang senja sampai tengah malam. Kumpul bersama keluarga, teman atau pacar di Pantai Jempol adalah pilihan yang tepat bila berkunjung ke Kota Sumbawa Besar. 




Beberapa menu yang kami pilih antara lain sate ikan lengkap dengan lontongnya, serabi, gorengan dan es jeruk. Malam minggu yang mengasyikkan sekalian dinner ala-ala backpacker bersama teman-teman tercinta. 

Menu kuliner yang paling enak di Pantai Jempol adalah serabi dan sate ikannya. Racikan bumbunya pas di lidah saya. Memang doyan atau kelaperan, semua menunya habis kami makan. he..he..he. Soal harga jangan khawatir, disini semua menu harganya terjangkau. Seperti sate ikan saja, harga seporsinya hanya 15 ribu saja, murah bukan. 

Silahkan bagi teman-teman yang kebetulan berlibur di Kota Sumbawa Besar, jangan lupa mengunjungi beberapa tempat kuliner yang sudah saya ceritakan yaitu Warung sate dan soto Om Suhan Arif, es campur Ibu Cantik, kuliner di Pantai Jempol. Ditunggu cerita kuliner saya selanjutnya yang lebih seru lagi !!! Cekidooott... 


Penulis : Lazwardy Perdana Putra

2 komentar:

  1. ada destinasi pantai yang bagus di sumbawa, Ai Loang beach, lumayan 1 jam dari sumbawa besar ke arah utara, lewat desa penyaring

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa dcoba bsok pas ngetrip k Sumbawa :)

      Hapus