Pages

Akhirnya Ketemu Teteh Jenita Janet : Hari Hepatitis Sedunia ke-7


Apa itu Hepatitis ?

Mungkin banyak yang sudah mengetahui apa itu Hepatitis, tapi jangan heran bila banyak juga yang belum terlalu mengenal secara jelas apa itu Hepatitis. Kita sebagai orang awam hanya.mengetahui Hepatitis itu adalah penyakit yang sangat mematikan dan menular, tapi belum terlalu banyak yang mengetahui cara penularan dari virus penyebab Hepatitis. Salah satunya bisa tertular dari berhubungan intim dengan pengidap Hepatitis, air liur, air yang terkontaminasi virus Hepatitis, kotoran dari pengidap Hepatitis, dari darah juga bisa melalui transfusi darah dari pengidap ke seseorang yang berlum terinfeksi Hepatitis dan masih ada yang lainnya. 

Ada beberapa jenis Hepatitis yang kita ketahui, antara lain Hepatitis A, B, C, D, E dan G. Masing-masing mempunyai kekhasan berbeda-beda. Jadi sebagai salah satu petugas kesehatan, saya berpesan ke teman-teman betapa pentingnya menjaga kesehatan sejak dini dan menjalani pola hidup yang sehat. 

Itu sedikit berbicara soal Hepatitis menurut apa yang sudah saya pelajari sejak di bangku kuliah sampai sekarang. Bila dijelaskan secara detail, bisa sampai satu buku.he..he..he. Bila belum jelas, kalian bisa buka jurnal-jurnal kesehatan dan farmakologi mengenai penyakit Hepatitis. Selamat belajar !!!


Masih berkaitan dengan penyakit Hepatitis. Beberapa hari yang lalu yaitu hari Minggu tanggal 14 Agustus 2016 di depan kantor Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat, diselenggarakan acara peringatan Hari Hepatitis Sedunia ke - 7. Saya yang mendapat undangan dari kantor, sangat antusias dengan acara ini. Berhubung gak ada jadwal ngetrip kemana-mana juga. 

"Ketahui Hepatitis, Saatnya Bertindak !!!",

Penggalan kalimat yang menjadi tema dari acara yang super kece ini. Kece ???, ada beberapa alasan kenapa bisa kece. Salah satunya saya bisa melihat Teteh Jenita Janet secara langsung ( mulai sedikit alay ),he..he..he. 



Ada beberapa kegiatan yang dilakukan, antara lain lari pagi yang diikuti oleh Bapak Gubernur Nusa Tenggara Barat yakni Bapak TGB Zainul Majdi bersama beberapa jajarannya dan masyarakat umum. Sementara saya dan teman-teman kantor lainnya mengikuti jalan sehat yang secara resmi dibuka oleh Bapak TGB Zainul Majdi.  




Ada jalan sehat gak lengkap bila gak ada door pricenya. Saatnya berburu undian sambil berolahraga jalan sehat !!!. Dimana ada panitia pembagi kupon, disitu para peserta saling berebut kupon. Dari anak kecil sampe ibu bapak pun gak luput dari adu nyali memperebutkan sepotong kupon yang sangat berharga. Untung saja gak ada kakek nenek yang ikut-ikutan uji nyali untuk mendapatkan kupon door price yang hadiahnya sangat menggiurkan. Dari mixer sampai sepeda motor sudah siap kita bawa pulang ke rumah calon mertua, eh ke rumah sendiri maksudnya. hehehe. 

Kebetulan saya mendapat tiga potong kupon door price, sedangkan temen satu kantor dapat sepuluh potong kupon. Entah semangat untuk dapat hadiah atau emang serakah minta sepuluh kupon sekaligus ke pantia, nama tersangka gak saya sebutkan, mungkin karena alasan kebutuhan ekonomi he...he...he...  peace mas broo.



Jalan sehat dimulai pukul 07.00 WITA ( waktu Kota Mataram dan sekitarnya ) dari depan kantor Gubernur Provinsi NTB sampai ke tempat awal star yaitu di depan Pendopo Gubernur Provinsi NTB ( sama saja alias kantornya saling berhadapan ). Kurang lebih empat kilo kita berjalan, lumayan lah seribu langkah sehari sudah dilaksanakan. Jalan sehat sambil foto-foto eksis mengenalkan keindahan Kota Mataram yang bersih dan teratur kepada orang luar sana. 



Setelah jalan sehat selesai, kami disuguhi acara selanjutnya yaitu pergelaran Tari Peresean dan Gendang Beleq. Apa itu Tari Peresean dan Gendang Beleq ? Tari Peresean adalah tari tradisional Pulau Lombok, dimana dua orang petarung saling pukul memukul untuk memenangi sebuah pertarungan sambil diiringi oleh musik tradisional Suku Sasak yaitu Gendang Beleq. Acara semakin seru saja, apalagi setelah beralih ke acara selajutnya, kami dibuat tertawa oleh kekonyolan para host yang sukses mengubah suasana menjadi semarak dan lucu. 

Waktu yang kami tunggu-tunggu akhirnya datang juga. Saatnya mengumumkan para pemenang undian dimana hadiahnya super banyak. Satu per satu pemenang undian dibacakan sampai undian terakhir, nomor undian saya gak ada yang disebutkan satupun. Begitu juga temen saya yang memegang sepuluh kupon, gak ada satupun nomor undian yang tersangkut. Begitu malang nasib kita berdua. Ini namanya kutukan bagi orang yang serakah, kami berdua saling tertawa meratapi nasib gak dapat door price satu pun. Tetap sabar, belum rezeki ( menghibur diri sendiri dan calon mertua... hahaha ).



Begitu mau pulang karena gak dapat door price, para host mengumumkan kalo ada bintang tamu spesial yang akan melengkapi acara Hari Hepatitis Sedunia ke - 7 ini. Ternyata yang jadi bintang tamu yaitu Si teteh asal Bandung yaitu teteh Jenita Janet. Gak saya jelaskan siapa Jenita Janet, semua orang pasti sudah tau siapa tetehnya. Yang gak tau sungguh terlalu... !!!.

Artis sekaligus penyanyi dangdut Indonesia yang terkenal dengan lagu "dirijek-dirijek-dirijek aja ini", membuat acara semakin meriah. Dari cabe-cabean, terong-terongan sampai ibu bapak berteriak memanggil nama Jenita Janet. Saya termasuk salah satu penggemar teteh Jenita Janet, gak jadi pulang karena ada si teteh geulis yang mau nyanyi. 

Kurang lebih ada lima lagu yang teteh Jenita nyanyikan dan semua lagunya bagus-bagus seakan menghipnotis kita untuk selalu berjoget ria melupakan masalah dan masa lalu bersama si dia ( kok jadi malah curhat ). 

Acara Hari Hepatitis Sedunia ke - 7 ini sangat meriah dan kece. Disamping ada kegiatan lari pagi, senam pagi, jalan sehat, dangdutan, dan door price, pesan yang saya tangkap dari acara ini adalah kita yang masih sehat dan memiliki keluarga yang sehat, senantiasa harus menjaga diri agar tetap sehat, jauh dari penyakit dengan cara menerapkan pola hidup sehat yang sudah terstandarisasi. 

Bagi kita yang belum melakukan vaksinasi Hepatitis, segera untuk divaksinisasi. Begitu juga yang memiliki anak atau saudara yang masih kecil, dianjurkan segera memberikan vaksinisasi Hepatitis. Caranya datang ke posyandu, rumah sakit terdekat, atau ke dokter untuk melakukan vaksinisasi Hepatitis. 

" Ketahui Hepatitis, Saatnya Bertindak !!!"

Penulis : Lazwardy Perdana Putra

google.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar