Pages

Makan Malam Bersama Keluarga di Roemah Langko


Ada tempat makan baru nih, tepatnya di Kota Ampenan. Roemah Langko merupakan tempat baru yang gak jauh dari tempat tinggal saya. Berada di Jalan Langko bersebelahan dengan RS Bhayangkara. Awalnya gak tau ini tempat apaan, setelah saya diajak keluarga untuk makan malam, ternyata baru tau ini sebuah rumah makan. 


Saya menulis cerita ini gak ada niat untuk promosi, tapi justru karena rumah makan ini sangat saya sukai, jadinya gak salah bila diangkat sebagai tulisan selanjutnya. Roemah Langko Restaurant & Meeting Room, begitulah nama lengkap dari rumah makan ini. 

Menurut saya ini tempat unik banget dan satu-satunya rumah makan yang memiliki desain bangunan kuno gitu. Bagi pecinta kuliner, wajib datang ke rumah satu ini. Gak sekedar sebagai rumah makan saja, tetapi tempat ini membawa kita kembali ke masa lalu. Saya suka dengan sejarah, apalagi saat memasuki rumah makan yang lagi ngehits ini, is beautiful men !!!.  Bergaya klasik, unik, tapi agak sedikit horor gitu jika melihat bangunannya dari arah depan, he..he..he.. 



Berbicara soal desain bangunan, jaman sekarang bagi para pembisnis kuliner sudah menjadi prioritas utama yang harus dipikirkan dengan matang dan pas bila ingin bersaing. Selain memikirkan berbagai macam menu masakan dan minuman yang enak, harus juga memikirkan desain bangunannya. Harus unik dan lain daripada yang lain. Gak bisa dipungkiri zaman sekarang teman-teman kita termasuk saya sendiri berlomba-lomba memasang foto yang paling kece di medsos untuk mencari perhatian alias eksis, jadi harus menciptakan bangunan yang seunik mungkin dan sekece abis tanpa melanggar kode etik pastinya. 







Memasuki bagian depan Roemah Langko, kita seperti akan bertamu ke rumah menir ( Sebutan tuan/nyonya jaman Belanda ). Bener-bener seperti bangunan rumah jaman dulu. Ada bagian ruang tamu dengan beberapa hiasan di dinding. Berjalan ke bagian tengah bangunan, kita disambut oleh beberapa pelayan yang sangat ramah kepada para tamu. Ruang yang tertata rapi, ada radio tua yang terpajang di sisi sebelah timur ruangan, sepasang patung berwajah ramah, lukisan, kursi yang terbuat dari rotan bambu lengkap dengan meja bundarnya, dan sebuah pemutar musik kuno, persis seperti yang saya liat di sebuah film tahun 70an. 





Dimana ada rumah, pasti di dalamnya ada ruang makan lengkap dengan dapurnya. Desain dari Roemah Langko sangat identik dengan desain rumah pada umumnya. Uniknya lagi ruang makan disana merupakan bangunan outdoor. Tidak memiliki dinding ruangan, hanya beberapa tiang yang menahan bangunan agar tetap kokoh. Udara sangat bebas masuk, sehingga suasana menjadi sejuk. 


Gak hanya bangunan dan pernak perniknya yang kece, tapi makanan dan minumannya juga maknyus ( Kata Pak Bondan ). Menunya banyak sekali, saya gak hafal namanya karena ribet sekali disebutin. Pokoknya sejenis ayam bakar asem manis, ikan bakar, pelecing kangkung, dan masih banyak masakan yang lezat lainnya.

Ngomongin minuman spesial disini, saya hafal namanya. Es Langko, sejenis es campur tapi ada sesuatu di dalamnya yang wajib kalian coba. Pokoknya enak deh, buat ketagihan bila sudah coba es campur super dupel seger ini. Harganya pun gak terlalu mahal, gak terlalu murah alias sebanding dengan kelezatan masakannya.



Menikmati makan malam pertama bersama keluarga di Roemah Langko, menambah kehangatan diantara kami. Hiasan lampu yang cantik bergantungan di atas langit-langit bangunan, melengkapi acara makan malam kami sekeluarga. Cuma sayang gak ada live musicnya yang bisa memberikan hiburan kepada para tamu.

Saya kasi jempol pertama untuk pelayananya yang cukup memuaskan. Dari tamu datang sampai pulang, keramahan pegawai gak pernah luntur, selalu menebarkan senyum kepada para tamu. Bagi yang memiliki rencana makan malam bersama keluarga, gak ada salahnya datang ke Roemah Langko. Paling pas datang kesana saat waktu sore menjelang malam. 

Kalian tertarik, silahkan mencoba sendiri !!!.

Penulis : Lazwardy Perdana Putra

4 komentar:

  1. Saya pernah nih ke sini, hasil cerita-cerita sama mbaknya sih Roemah Langko ini memang rumah tempo dulu jaman belanda gitu. Terus direnov biar cling, tapi tetap mengikuti desain jaman dulunya :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Thanks udh mampir d blog saya. Ya saya mengakui tempatnya nyaman dan adem. cocok buat berkumpul dgn keluarga.

      Hapus
  2. tiap hari lewat depannya, tapi belum pernah mampir...

    kayaknya kurang cocok kalau buat makan sendirian ya, heuheuheu...

    BalasHapus
    Balasan
    1. cocoknya breng keluarga bli... hehehe ayook ksana n dtunggu cerita Roemah Langkonya... Thanks udh mampir d blog saya..

      Hapus